Stoke City 1-2 Fulham
Stoke City harus mengakui keunggulan Fulham dengan skor 1-2 di Bet365 Stadium dalam lanjutan Piala FA musim 2025/2026 yang digelar pada Minggu (15/2/2026).
The Potters gagal lolos meskipun Jun-Ho Bae mencetak gol. Sedangkan gol-gol Kevin dan Harrison Reed memastikan The Cottagers lolos ke babak 16 besar kompetisi.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung memperlihatkan intensitas tinggi dengan permainan cepat dan tekel-tekel keras di lini tengah. Mereka sama-sama berambisi mengendalikan ritme laga demi membuka ruang serangan sejak menit-menit pertama.
Bermain di hadapan pendukung sendiri membuat Stoke City tampil penuh percaya diri dan berani menekan lebih dulu. Sorak-sorai dari tribun seakan menjadi tambahan energi bagi para pemain untuk terus menggempur pertahanan lawan.
Upaya tuan rumah terlihat melalui pergerakan aktif para gelandang yang tak henti mencari celah di antara barisan pertahanan lawan. Aliran bola yang rapi dan umpan-umpan terukur membuat tekanan demi tekanan terus tercipta.
Beberapa peluang emas pun lahir sepanjang babak pertama melalui kombinasi serangan sayap dan tembakan dari luar kotak penalti. Meski demikian, penyelesaian akhir sempat menjadi kendala karena rapatnya barisan belakang tim tamu.
Kebuntuan akhirnya pecah ketika laga memasuki menit ke-19 melalui aksi cemerlang Jun-Ho Bae. Ia memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan dan melepaskan sepakan akurat yang tak mampu dihentikan penjaga gawang.
Gol tersebut langsung disambut gemuruh suporter yang memenuhi stadion dan semakin membakar semangat para pemain Stoke City. Keunggulan itu membuat pertandingan semakin menarik karena tim tamu dipaksa keluar menyerang demi mencari gol penyeimbang.
Babak kedua
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat tajam dibandingkan paruh pertama. Kedua tim bermain lebih berani sehingga aliran bola berlangsung cepat dari satu sisi lapangan ke sisi lainnya.
Tekanan yang terus dibangun akhirnya membuahkan hasil bagi Fulham pada menit ke-55 melalui gol Kevin. Gol tersebut berawal dari skema serangan cepat yang diakhiri dengan penyelesaian akurat, membuat kiper Stoke City tak mampu menghalau bola.
Keberhasilan menyamakan kedudukan membuat tim tamu semakin percaya diri dalam mengatur ritme pertandingan. Mereka mulai lebih tenang dalam penguasaan bola dan berani memainkan umpan-umpan pendek untuk menjaga kontrol permainan.
Dalam situasi skor imbang, Stoke City berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan sehingga pertandingan berubah menjadi terbuka dengan kedua tim saling melancarkan serangan berbahaya.
Saat tuan rumah tengah berupaya menemukan momentum, Fulham justru mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-84 melalui Harrison Reed. Sang gelandang memanfaatkan celah di lini belakang dan melepaskan tembakan terukur yang kembali menaklukkan penjaga gawang.
Gol kedua tersebut menjadi pukulan berat bagi Stoke City yang berusaha mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, skor tidak berubah dan kemenangan tetap menjadi milik Fulham.
Susunan Pemain

Stoke City (4-2-3-1): Tommy Simkin; Eric Bocat (Aaron Cresswell 89′), Ben Wilmot, Maksym Talovierov, Ashley Phillips; Tomas Rigo (Ben Pearson 78′), Tatsuki Seko (Steven N’Zonzi 89′); Lamine Cisse, Sorba Thomas, Bae Jun-Ho (Million Manhoef 89′); Milan Smit (Jesurun Rak-Sakyi 78′)
Manajer: Mark Robins
Fulham (4-2-3-1): Benjamin Lecomte; Antonee Robinson, Jorge Cuenca, Issa Diop, Timothy Castagne; Alex Iwobi, Harrison Reed (Sander Berge 90′); Kevin, Josh King (Emile Smith Rowe 77′), Oscar Bobb (Harry Wilson 86′); Rodrigo Muniz (Raúl Jiménez 77′)
Manajer: Marco Silva
Statistik
Dalam pertandingan antara Stoke City dan Fulham, tim tamu tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 67,6% berbanding 32,4%. Dominasi itu juga terlihat dari jumlah tembakan tepat sasaran yang mencapai 8 berbanding 3 serta total percobaan tembakan 17 berbanding 8.
Dari sisi permainan fisik, Fulham melakukan 10 pelanggaran sementara Stoke City mencatatkan 5 pelanggaran, dengan kartu kuning masing-masing 2 untuk Fulham dan 1 untuk Stoke City, tanpa kartu merah untuk kedua tim. Keunggulan tekanan Fulham tercermin dari 11 tendangan sudut berbanding 1, sedangkan kiper Stoke City justru lebih sibuk dengan 6 penyelamatan dibandingkan 2 penyelamatan yang dilakukan kiper Fulham.
Poin Penting
Keputusan Marco Silva melakukan rotasi besar dalam susunan pemain menunjukkan bahwa Fulham pada awalnya tidak menempatkan Piala FA sebagai prioritas utama musim ini. Ia membuat sepuluh perubahan setelah tim mengalami tiga kekalahan beruntun di liga, dan keputusan itu hampir berakibat buruk karena lawan sempat menciptakan peluang yang bisa membuat mereka tertinggal lebih dulu sebelum situasi berbalik.
Lolosnya Fulham ke putaran kelima dinilai dapat menjadi momentum untuk lebih serius menatap kompetisi tersebut, terutama karena performa liga sedang menurun. Setelah sempat tampil menjanjikan dan bersaing di papan atas, mereka kini turun ke posisi ke-12 dan mulai terancam oleh tim-tim di bawah yang berjuang menghindari degradasi.
Turnamen ini memberi peluang tambahan bagi Fulham untuk menutup musim dengan hasil positif. Hal itu karena juara Piala FA memperoleh tiket ke babak kualifikasi Liga Europa musim berikutnya, sehingga kompetisi piala bisa menjadi jalur alternatif untuk meraih prestasi.
Pertandingan Berikutnya
Stoke City akan menjamu Leicester City di Bet365 Stadium dalam pekan ke-33 Championship 2025/2026 yang digelar pada Sabtu (21/2/2026). Di sisi lain, Fulham akan bertandang ke Stadium of Light untuk melawan Sunderland dalam pekan ke-27 Premier League 2025/2026 yang digelar pada Minggu (22/2/2026). Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Piala FA. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



